BERBAGI
Pintu gerbang menuju Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Sabtu (13/1/2018). Desa yang ada di pelosok perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang (foto: Andi Hartik)

Malang, Inspirasijatim.com – Keberagaman adalah keniscayaan yang harus selalu di jaga di negeri ini. Seperti yang telah dilakukan warga  di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, perbedaan agama bukanlah sumber dari perselisihan.

Warga Desa Wirotaman sudah bertahun-tahun menjaga sikap toleransi, kerukunan pun nampak dalam kegiatan sehari-hari warga di desa tersebut.

Cuaca cerah nampak menemani segala aktivitas yang dilakukan masing-masing masyarakat Desa Wirotaman, Sabtu (13/01/18). Jalan yang lengang, menampilkan beberapa orang yang berprofesi sebagai petani sedang mengankut hasil panennya di tepi jalan yang berdampingan dengan sepetak sawahnya.

Penampakan lainnya terlihat di Kantor Balai Desa Wirotaman, beberapa orang sedang asyik mengombrol. Di antara mereka ada M Repan Efendi, Suwardi dan Hari Cahyono Adi. Ketiganya adalah tokoh agama di Desa tersebut, namun setiap perorangan memiliki kepercayaan yang berbeda-beda.

Masing-masing dari mereka adalah tokoh Agama Islam, Hindu dan Kristen. Tidak ada sekat, mereka mengobrol tanpa memandang agama masing-masing. Sesekali mereka tertawa dengan obrolannya sendiri. Sikap yang akrab tercermin di antara mereka. Menampilkan indahnya sebuah perbedaan, jauh dari hiruk pikuk perbedaan yang dijadikan senjata untuk menjatuhkan seperti yang nampak akhir-akhir ini di media sosial.

Bangunan peribadatan yang berdekatan menggambarkan bagaimana masyarakat Wirotaman sangat bertoleransi. Tidak jauh dari balai desa, berdiri kokoh Masjid Baitut Taqwa yang didirikan sejak tahun 1970-an. Masjid utama bagi warga disana yang memeluk agama Islam.

Beranjak sekitar 100 meter dari Majid Baitut Taqwa, terdapat Pura Siwa Lingga yang bertempat di atas perbukitan. Pura itu biasa digunakan oleh warga pemeluk Agama Hindu untuk menjalankan ibadahnya.

Dari Pura Siwa Lingga sekitar 50 meter berdiri bangunan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), tempat dimana umat kristiani desa itu melakukan ibadah.

Total, ada 11 tempat ibadah utama di desa tersebut. Terdiri dari lima masjid, tiga pura dan tiga gereja. Yaitu Masjid Baitut Taqwa, Masjid An Nur Al Huda, Masjid Al Ikhlas, Masjid Nurul Huda dan Masjid Miftahul Jannah.

Sementara untuk pura ada Pura Siwa Lingga, Pura Tri Hitakarana dan Pura Brahma Loka. Sedangan untuk gereja ada Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) sebanyak dua unit dan Gereja Sidang Jamaat Allah.

Desa Wirotaman merupakan desa dengan penduduk yang beragam. Desa yang ada di pedalaman Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Ampelgading, sebuah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang itu terdiri dari berbagai pemeluk agama. [aw]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here