BERBAGI
Natasya Evelyn Alamsyah peraih ‘Favorite Video Challenge’ yang digelar PBB di Kuala Lumpur, Malaysia 11-14 Januari 2019. (Dok, Humas Petra)

Inspirasijatim.com – Baru-baru ini mahasiswi Program English for Business UK Petra berhasil memahat prestasi di ajang internasional. Adalah Natasya Evelyn Alamsyah peraih ‘Favorite Video Challenge’ yang digelar PBB di Kuala Lumpur, Malaysia 11-14 Januari 2019.

Gadis yang akrab disapa Natasya ini mengungkapkan rasa syukur yang tiada tara dengan diraihnya gelar bergengsi tersebut.

“Kemenangan ini menjadi sebuah berkat yang luar biasa, saya hanya melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Tidak berharap menang,” kata Natasya yang baru pertama kali mengikuti kompetisi itu, Sabtu (26/1/2019).

Kompetisi bertajuk ‘Global Goals Model United Nations’ itu awalnya diikuti kurang lebih 6.000 delegasi dari seluruh dunia. Sebanyak 17 subtema disediakan oleh panitia agar dipilih oleh para peserta. Natasya kemudian mengambil soal air bersih dan sanitasi. Untungnya, Natasya mendapat bahan tentang air bersih dan sanitasi dari Singapura. Akhirnya selama satu bulan ia mencari data dan informasi mengenai tema tersebut.

“Saya sempat tidak yakin bisa menyelesaikan paper ini, sebab sangat minim informasi. Hingga suatu hari saya melihat debat salah satu menteri di Singapura yang membahas hal ini. Maka jadilah saya menggali lebih jauh dan membuat paper tersebut,” tambah anak pertama dari dua bersaudara itu.

Akhirnya, Natasya melaju ke babak berikutnya dan diminta membuat video. Ia harus beradu kreatif dengan 562 delegasi dari 53 negara. Latar video yang dipilih oleh Natasya yakni di Kediri, Jawa Timur, tanah kelahirannya.

Ia menceritakan bagaimana cara mengatasi masalah air bersih dan sanitasi yang harus dimulai dari diri sendiri. Konsep video yang dibuat Natasya dinilai sangat kuat sehingga mampu meraih medali dan piagam, sedangkan ‘Best Video Challenge’ diraih oleh delegasi asal India.

“Jika kita sudah dengan sadar diri bahwa perlu menghemat air bersih dari kebiasaan sehari-hari kita mulai dari bangun tidur maka secara otomatis kita akan membantu orang lain dari negara lain untuk tidak kekurangan air,” pungkasnya.    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here