BERBAGI
Guru honorer Andik Santoso harus rela menempuh perjalan berkilo-kilo meter agar bisa mengajar

Inspirasijatim.com – Mengajar selama 13 tahun tak membuat semangat Andik Santoso pudar untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Perjuangannya menempuh perjalanan berkilo-kilo jauhnya tak jua menyurutkan niatnya tersebut.

Bahkan, untuk sampai ke sekolah yang berada di Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur tersebut dirinya harus menyeberangi sungai hingga tiga kali.

Meski harus menempuh medan yang cukup berat, bagi Andik, dirinya pantang untuk mengeluh. Dirinya rela menempuh jalan yang sulit tersebut untuk dapat mengajar di SD Negeri Juipurapah 2.

Berstatus guru honorer, setiap bulannya Andik menerima gaji sebesar Rp 350 ribu. Meski gaji tersebut tidak mencukupi kebutuhannya sehari-hari, namun dirinya tetap bersyukur.

“Sampai sekarang belum ada perhatian yang layak bagi saya,” keluh Andik, Senin (27/1/2020).

Sekolah tempat Andik mengajar

Pilihan untuk menjadi PNS, sebetulnya sudah pernah dia lakukan berkali-kali. Namun, angin keberuntungan belum juga berpihak padanya.

“Sudah berkali-kali daftar, belum juga lolos,” ucapnya datar.

Meski kebutuhan sehari-hari belum bisa ditutupi dari gaji yang ia terima, namun keinginannya untuk mengajar sangatlah besar.

Selain itu, Andik merasa berat untuk meninggalkan murid-muridnya meski kondisi ekonominya tidak menentu.

“Saya ingin terus mengajar, saya selalu ikhlas untuk anak didik bangsa,” kata Andik.

Untuk itu, dirinya berharap pemerintah memperhatikan secara serius nasib para guru honorer. Terlebih, mereka yang bernasib sama dengan Andik.

“Kalau bisa bapak Jokowi lihat medan yang sangat berat ini. Entah kapan kayak gini,” harap Andik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here