BERBAGI
Foto: Istimewa

Inspirasijatim.com – Merasa khawatir merupakan kebiasaan yang sulit dihentikan. Khawatir merupakan rangkaian pikiran dan citra negatif tentang keprihatinan, yang biasanya berkaitan dengan masa depan. Khawatir meliputi kombinasi antara pemikiran obsesif tentang cara memecahkan atau menghindari masalah. Dengan kata lain, anda merasa khawatir ketika anda memikirkan masalah itu secara obsesif. Atau anda merasa takut terhadap segala sesuatu yang akan terjadi selanjutnya, tanpa berbuat apa-apa.

Berikut ini ada 6 langkah prosedur yang terstruktur dengan baik untuk mengantisipasi munculnya rasa khawatir:

  • Beristirahat

Ketika menyadari bahwa Anda merasa khawatir. Untuk melawan kekhawatiran, Anda perlu mengenali tanda awal terjadinya. Rasa khawatir yang ada jauh lebih mudah diatasi pada tahap dini. Sebelum hal ini mulai meningkat. Belajarlah untuk memantau diri sendiri. Perhatikan setiap tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda mulai merasa khawatir. Misalnya: tidak nyaman, tegang, cemas, atau Anda mengeluhkan sesuatu namun Anda tidak berbuat apa-apa.

Jika Anda sudah menyadari tanda-tanda tersebut, mulailah menenangkan diri dengan beristirahat. Atau kalau perlu bermeditasi sehingga pikiran Anda menjadi tenang dan Anda bisa berpikir jernih tentang apa yang Anda khawatirkan.

  • Mengidenfikasi masalah yang sesungguhnya,

Tanyakan pada diri Anda, “Apa sebenarnya yang menjadi keprihatinku atau masalahnya?”. Tulislah jawabannya, Anda mungkin memikirkan lebih dari satu permasalahan catatlah semua masalah tersebut.

Bila hal ini sulit karena rasa khawatir tampaknya tidak terfokus, ada baiknya Anda beristirahat dan duduk. Sadari perasaan tidak nyaman di dalam tubuh Anda dan fokuskan pikiran Anda kepadanya. Kemudian, lontarkan lagi pertanyaan itu.

Apa yang Anda katakana pada diri sendiri tentang masalah ini?, apa yang paling menggangu Anda? Daftarlah pikiran Anda tentang hal itu, seperti halnya Anda mendaftar keprihatinan Anda.  Sekarang, pilihlah pemikiran kunci yang secara intuitif paling berhubungan dengan perasaan khawatir/cemas Anda.

  • Melakukan pemeriksaan kenyataan

Setelah mengidentifikasi masalah yang sebenarnya, Anda sebaiknya memeriksanya kembali. Ada beberapa pertanyaan yang layak Anda pertimbangkan:

“Apa buktinya” Apa kemungkinan yang muncul bila apa yang aku takuti benar-benar terjadi?’

Di manakah terdapat tulisan bahwa karena aku tidak memilih hal-hal buruk maka hal-hal itu tidak harus terjadi?’

“Kalau hal itu terjadi, apakah hal itu benar-benar mengerikan atau tidak tertahankan- atau sekedar tidak menyenangkan namun masih bisa kuatasi?”.

“Apakah peristiwa yang terjadi benar-benar membuktikan siapa diriku yang sebenarnya?’.

  • Memutuskan apakah sebuah tindakan perlu dilakukan

Putuskan apa yang harus Anda lakukan mengenai permasalahan yang mengganggu. Apakah masalah itu membutuhkan perhatian Anda. Atau, buatlah rencana konkret untuk menangani nanti. Secara spesifik, ambillah tindakan dan putuskan waktu yang tepat untuk melalukannya.

  • Memecahkan masalah dan mengambil keputusan

Untuk menghadapi masalah yang membutuhkan tindakan, pecahkan masalah yang terstruktur akan membantu Anda membuat rencana. Ikuti langkah berikut: pertama, kumpulkan informasi. Fakta apa saja yang terdapat di dalamnya. Kedua, klarifikasikan masalah yang sebenarnya secara tepat. Ketiga, identifikasilah penyebabnya. Keempat, daftarlah seluruh pilihan yang ada untuk mengambil tindakan. Kelima, putuskan pilihan yang paling tepat. Dan terakhir yakni lakukan tindakan yang telah Anda putuskan.

  • Membiarkan kekhawatiran pergi

Apa yang akan Anda lakukan setelah memeriksa dan memecahkan masalah atau memutuskan bahwa hal itu tidak perlu diperhatikan. Anda tetap tidak bisa membuangnya dari dalam pikiran. Jawabannya adalah menerapkan strategi untuk melepaskannya.

Putuskan hubungan antara rasa khawatir Anda dan pemicunya. Dan alihkan perhatian Anda pada aktivitas atau kegiatan positif yang lain. Misalnya: menonton film, mendengarkan musik, berolahraga, berkebun, jalan-jalan atau lainnya. [Ifa]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here